Topics :

Latest Post

UN 2013, Sudah Cacat Hukum, Amburadul Pula

Written By Unknown on Senin, 06 Mei 2013 | 04.01

Ujian nasional (UN) yang digelar pemerintah ternyata dianggap tak sesuai dengan hukum karena sebelumnya Mahkamah Agung (MA) telah memenangkan gugatan citizen lawsuit terkait penyelenggaraan UN pada 2009. Praktisi Pendidikan dari Universitas Paramadina, Abduh Zein, mengatakan bahwa secara hukum masyarakat telah memenangkan gugatan terkait UN. Namun, permasalahannya, saat ini pemerintah tetap bersikeras menyelenggarakan UN dengan alasan pemetaan kualitas pendidikan.

"Sebenarnya, kan ini secara hukum sudah tidak bisa dilaksanakan UN, tapi tetap saja pemerintah melakukan," ujar Abduh saat diskusi Kisruh UN di DPD RI, Jakarta, Jumat (19/4/2013).

"Tapi, kalau memang ujian hanya cara untuk mendeteksi kualitas kita, itu tidak perlu dilakukan tiap tahun, tapi suatu saat saja," imbuhnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan UN pada tahun ini apabila dilihat dari prosesnya merupakan puncak kulminasi kegagalan di balik manajemen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang selama ini dianggapnya bekerja tidak sesuai dengan akar pendidikan.

"Tahun 2013 ini kalau diliat dari proses penyelenggaraannya, ini puncak kulminasi kegagalan di balik manajemen Kemdikbud yang bekerja tidak berdasar akal sehat," ujar Abduh.

"Sekali lagi, ini bukan masalah teknis ini masalah human eror. Tapi, di balik ini semua adalah masalah nalar," ungkapnya.

Seperti diketahui, UN yang dikabarkan tidak sesuai secara hukum ini mengalami kekacauan pada pelaksanaannya. Meski telah ditunda, pelaksanaan UN pun masih bermasalah karena naskah soal yang kurang sehingga harus difotokopi dan peserta UN terpaksa menunggu lama sehingga terlambat mengerjakan UN.
 

Outbound Dan Outing

Written By Unknown on Minggu, 05 Mei 2013 | 21.18

Pada umumnya setiap orang menganggap bahwa permainan / kegiatan dengan tujuan penyegaran yang lakukan diluar ruangan itu disebut outbound, sebenarnya itu beda antara Outbound dan outing. lebih jelasnya kita bahas satu persatu dahulu.


Outbound

Pengertian outbound sebenarnya adalah setiap permainan / kegiatan yang dapat memberi perubahan karakter menjadi lebih baik / positif. misalnya untuk meningkatkan kualitas kerja karyawan, pabrik atau instansi melaksanakan outbound untuk karyawanya dengan tujuan untuk meningkatkan daya kreatifitas, jiwa kepemimpinan, kerjasama tim, ketelitian, kedisiplinan dan lain - lain. Sekarang banyak penyedia layanan / operator outbound.

Pada pelaksanaan outbound games harus ada nilai utama ( main set ) yang harus dicapai misalnya karyawan pabrik tidak tetip waktu , maka goalnya outbound ini pada Kedisiplinan dan nilai yang lainya sebagai nilai pendukung dan harus relevan ( saling berkaitan ).

Outing

Pengertian outing hampir sama dengan outbound games, namun pada intinya adalah untuk penyegaran ayau refreshing, tanpa ada maksud untuk merubah karakter. 100% rekreasi.

Pelaksanaan

Pelaksanaan outbound game dan outing itu sama apaun jenis permainanya bagaimanapun cara melakukanya, hanya yang membedakan adalah pada setting utama ( main set ) - nya. Lokasi outbound biasanya disetting semaksimal mungkin sesuai dengan tujuan kegiatan.

Jenis permainan

Permainan dalam Outbound game atau outing di bagi dalam beberapa jenis, antara lain:

1. Game strategy

2. Game brain

3. Fun game

4. Ice breaking 

Tujuan utama kegiatan pelatihan outbound adalah melatih para peserta untuk mampu menyesuaikan diri (adaptasi) dengan perubahan yang ada dengan membentuk sikap professionalisme para peserta yang didasarkan pada perubahan dan perkembangan traits ( sifat mendasar ) dari individu yang meliputi aspek trus, belief, dan komitmen serta kinerja yang diharapkan akan semakin lebih baik. Nilai plus jika management outbound memiliki profesionalitas tinggi.


Sikap dan perilaku professionalisme seperti ini meliputi :

1. Terbentuknya suatu komitmen ( commitment ) yang utuh dari setiap peserta outbound training melalui 4C, yaitu peningkatan kompetensi ( competency ), pembentukan konsepsi ( conception ) pemikiran yang komprehensif, terjadinya hubungan ( connection ) yang semakin erat diantara para pimpinan organisasi dan kususnya relasi kerja antara bawahan dan atasan, serta munculnya keyakinan akan kepercayaan diri ( confidence ) akan kemampuan masing - masing peserta yang pada akhirnya akan pula berpengaruh dalam membangun rasa memiliki ( the owners ) dan bukan sekedar menjadi karyawan. Perubahan ini akan terlihat dari bertumbuh kembangnya rasa tanggung - jawab dalam melakukan tugas di unit kerjanya masing - masing.

2. Pola perilaku yang berkarakter dalam melakukan tugas - tugas kehidupan, berdisiplin, bertanggung jawab, berorientasi ke masa depan, mengutamakan tugas pengabdian, memiliki sikap, etika dan etos kerja yang tinggi.

3. Meningkatkan semangat kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing - masing, serta meningkatkan keberanian peserta dalam mengambil setiap resiko ( risk taking ) dari setiap tantangan yang dihadapi.

4. Team building ( misalnya dalam outbound training ) yang solid yang didasarkan pada saling pengertian, kerja sama, koordinasi, menghargai perbedaan, sikap mengutamakan tugas daripada kepentingan pribadi. Dan meyakini bahwa keberhasilan merupakan buah dari kerjasama dan kebersamaan.

5. Peningkatan kematangan Emotional Question ( EQ ) melalui program Olah Rasa yang menjadi porsi perhatian outbound bahkan perhatiannya kepada pengembangan Spiritual Quotion ( SQ ) akan sangat membantu peserta dalam meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai tantangan dan hambatan dalam setiap penyelesaian tugas - tugas yang dihadapi.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN
Copyright © 2011. SDIT BINAUL UMMAH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger